Video The Simpsons Prediksi Ledakan Bahana Lebanon Dipastikan Hoax

VIVA – Serial film kartun The Simpsons kembali menjadi pembicaraan. Kali ini dikaitkan sama ledakan dahsyat di Beirut, Lebanon. Seorang netizen bernama Nara Shikamakmur menggunakan akun Twitternya, @alatreproduksi , mengunggah video cuplikan The Simpsons berdurasi 22 detik.

Ledakan pabrik kembang api di pelabuhan Beirut Lebanon sudah pernah diprediksi oleh The Simpsons, ” demikian cuitan @alatreproduksi .

Dalam video itu memperlihatkan karakter utama The Simpsons, Homer, membeli bahan peledak pada sebuah toko. Bapak dari Bart Simpson itu lalu memanaskan sumbu bahan peledak di kompor yang kemudian terjadi ledakan hebat.

Anehnya, ledakan itu membentuk asap berbentuk jamur, persis yang terjadi pada ledakan dahsyat di ibu kota Lebanon tersebut yang asapnya menciptakan awan jamur yang telah menewaskan puluhan orang dan ribuan luka-luka.

Benarkah begitu? Kementerian Komunikasi dan Informatika ataupun Kominfo memastikan bahwa berita itu hoax.

Menurut Kominfo, seperti dikutip VIVA Tekno dari situs resminya, cuplikan video pada unggahan di Twitter itu telah merasai proses penyuntingan atau editing dan klaim narasi yang menyebut bahwa The Simpsons memprediksi ledakan luar biasa di Lebanon juga tidak benar.

Sebelumnya, foto-foto dari citra satelit membuktikan betapa dahsyatnya ledakan di Beirut, Lebanon pada Selasa, 4 Agustus 2020. Pesawat ruang angkasa SkySat yang dioperasikan perusahaan Planet pokok San Francisco, Amerika Serikat (AS) ini menangkap gambar Pelabuhan Internasional Beirut, sebelum dan sesudah berlaku ledakan.

Dilansir lantaran laman Space , foto-foto tersebut diposting di akun Twitter resmi @planetlabs yang saat tersebut sudah di- retweet hampir 2. 000 kali dan disukai lebih dari 3. 000 kali. Dalam penampakan citra satelitnya setelah ledakan terlihat sahih ada bagian yang menghitam serta hilang.

Citra satelit menunjukkan banyak bangunan yang licin akibat ledakan dan hilangnya separuh potongan lingkaran pada infrastruktur pangkalan, seolah-olah ada monster yang menyembul dan mengigit sebagian barisan gedung di sana.

Ledakan dahsyat terjadi setelah api mengambil gudang tempat di mana tercatat 2. 750 ton amonium nitrat, senyawa peledak yang biasanya digunakan untuk pupuk. Zat kimia itu disimpan sejak 2013 sebagai bahan sitaan dari kapal.