VIVA – Pentingnya akses kesediaan air minum sebagai kebutuhan dasar masyarakat, terutama di menghadapi pandemi COVID-19 menjadi Kalender prioritas utama bagi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Karena itu, Direktorat Air Minum Ditjen Cipta Susunan, Kementerian PUPR tetap berkomitmen melaksanakan amanat yang diberikan oleh gajah PUPR. Yaitu menyediakan air di tempat yang sulit air & mendekatkan air kepada masyarakat.

Dalam rangka mempercepat pelaksanaan penyediaan akses air minum untuk masyarakat, Kementerian PUPR telah mendatangkan Tiga Buku Hasil Kinerja Direktorat Air Minum selama Tahun 2020. buku ini jadi pedoman dalam penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Menelan (SPAM) di Indonesia.

Baca juga: Pemilik Kucing yang Dijagal di Kawasan Ingin Tangan Pelaku Dipotong

Tiga Buku tersebut yaitu Buku Putih Penyelenggaraan SPAM, Buku Kinerja BUMD Air Minum Tarikh 2020 dan Buku berjudul Beriringan Membangun Air Minum Untuk Indonesia Hebat. Peluncurannya dilakukan secara bersamaan dalam acara Capaian Direktorat Air Minum melalui video conference , Kamis 28 Januari 2021.

Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya, Yudha Mediawan menyampaikan, dalam menjalankan amanat yang diberikan, dibutuhkan dukungan dari pemangku kepentingan. Mulai dari Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota, BUMN, BUMD, kelompok masyarakat dan selalu pihak swasta.

“Agar proses pelaksanaan titah tersebut dapat berjalan secara simultan dan berkelanjutan, diperlukan sebuah pedoman penyelenggaraan SPAM yang dapat dijadikan acuan bersama, ” kata Yudha.

Buku Putih Penyelenggaraan SPAM merupakan buku yang menyimpan materi teknis petunjuk teknis & prosedur bisnis proses operasi SPAM dari perencanaan sampai dengan monitoring dan evaluasi. Buku Putih tersebut dapat diakses secara mudah kapan saja dan dimana pun mencuaikan Aplikasi NSPK Bidang Air Minum yang ada di Playstore.

Lanjut Yudha menjelaskan, wacana kinerja BUMD Air Minum Tahun 2020 merupakan buku penilaian kinerja tahunan BUMD Air Minum pada seluruh Indonesia sebagai informasi pada para pemangku kepentingan guna merumuskan kebijakan dan strategike depan.

Untuk, peningkatan pelayanan minuman minum serta informasi untuk lembaga donor yang mengambil bagian di dalam bersinergi untuk mendukung peningkatan kemampuan penyelenggara air minum di Nusantara.

“Kinerja BUMD Air Minum berdasarkan baseline data tahun 2020 yaitu dari 387 BUMD air minum yang dinilai terdapat 239 (62 persen), BUMD air minum yang berkinerja sehat dan ada 148 (38 persen). Lalu BUMD Air Minum yang masih memilki kinerja Kurang Sehat dan Melempem, ” jelasnya.

Sementara itu, upaya, terobosan, dan perubahan Pemerintah telah dirangkum dalam Buku Bersama Membangun Air Minum untuk Indonesia Hebat. Selain sebagai wujud akuntabilitas Direktorat Air Minum kepada para pemangku kepentingan, buku ini diharapkan dapat menambah wawasan serta pengetahuan bagi masyarakat tentang logistik SPAM pada umumnya. Dan para pelaku dan praktisi air minum di Indonesia.