Pandemi Corona Dituding sebagai Agenda Pemerintah Mengontrol Rakyatnya

VIVA – Edward Snowden, pelapor ataupun whistleblower yang membocorkan informasi Badan Keamanan Amerika Serikat pada tahun 2012, telah mengeluarkan peringatan tentang virus corona COVID-19. Snowden mengatakan pemerintah dapat mengeksploitasi pandemi corona untuk menjaga kontrol mereka terhadap publik.

Rujukan ini dikeluarkan saat para penguasa pemerintah menetapkan undang-undang darurat dengan ketat, meningkatkan pengawasan dan menangguhkan hak-hak sipil untuk membatasi penyebaran penyakit. Snowden juga meyakini para pakar dan agen intelijen terang wabah ini akan datang, karena dia sendiri telah membaca masukan tentang hal ini.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Snowden dalam wawancara virtual dengan Co-Founder VICE, Shane Smith, dalam bagian pertama dari ‘Shelter in Place. Snowden menjelaskan ketika otoriterianisme menjalar dan undang-undang darurat diberlakukan, umum akan dipaksa untuk mengorbankan hak-hak mereka untuk bertahan dalam pandemi. Dia meyakini para pejabat negeri berusaha untuk memegang kekuasaan ini bahkan setelah pandemi berakhir.

“Apakah Anda benar-benar percaya bahwa ketika gelombang pertama, aliran kedua, bahkan gelombang ke-16 sejak coronavirus adalah memori yang telah lama terlupakan, bahwa kemampuan tersebut tidak akan disimpan? Bahwa data ini tidak akan disimpan? Tidak ingat bagaimana itu digunakan, apa dengan sedang dibangun adalah arsitektur penindasan, ” ungkap Snowden, dilansir Daily Mail .

Snowden menjelaskan bahwa kritis ini telah diprediksi oleh para-para ilmuwan dan agen intelijen serta bukan berarti Amerika Serikat dan negeri dalam hal ini tidak siap.

“Tidak ada yang lebih dapat diprediksi sebagai kritis kesehatan masyarakat di dunia, di mana kita hidup di pada satu sama lain di kota-kota yang padat dan tercemar, selain pandemi. Setiap akademisi dan pengkaji yang melihat ini tahu itu akan datang, ” ujar Snowden.

Ada beberapa petunjuk bahwa para pejabat intelijen telah memberitahu kepada Gedung Putih bahwa ada ancaman virus yang muncul dari China pada awal November, yang mengindikasikan bahwa presiden menyelami tentang coronavirus lebih cepat daripada yang dia ketahui.

Lihat Serupa