Menyekat Corona, WHO Rekomendasikan Bahan Itu untuk Dijadikan Masker

VIVA – Langkanya kedok di tengah wabah virus corona COVID-19, membuat banyak orang harus lebih kreatif. Karena sulitnya mendapatkan masker bedah, belakangan banyak karakter memilih untuk menggunakan masker kain yang bisa dibuat sendiri di rumah. Namun, bahan seperti apa yang bisa dijadikan untuk kedok?

Sebuah studi terbaru dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) menunjukkan bahwa virus sanggup menjangkau jarak sejauh 6 meter, bahkan hingga 8 meter melalui bersin. Angka ini lebih mulia dari dugaan sebelumnya.

Dilansir dari Edinburgh News, Penasihat WHO, Prof. David Heymann membuktikan jika studi ini dapat ditunjang dengan bukti, maka menggunakan masker sama efektifnya dengan menjaga ruang.

Penelitian dari Smart Air Filters menjumpai bahwa serbet, kaos berbahan katun, dan sarung bantal berbahan katun merupakan material terbaik yang bisa dijadikan bahan dasar pembuatan kedok. Hal ini dikarenakan bahan-bahan tersebut mampu menangkap partikel, namun sedang memungkinkan penggunanya untuk bernafas secara leluasa.

Jika kamu tidak bisa menjahit, maka tidak perlu khawatir karena kamu mampu memotong bahan-bahan tersebut dan mengikatkannya di kepala.

Belum lama ini WHO mengeluarkan instruksi, “Jika kamu sehat, maka gunakanlah masker hanya ketika kamut engah menyelenggarakan orang yang diduga terjangkit COVID-19. ”

“Masker juga dapat digunakan ketika kamu bersin atau batuk, ” kata David.

David pun mengingatkan, meski penggunaan masker diperlukan tetapi, jika tidak pernah mencuci tangan, penggunaan masker tak akan sempurna manfaatnya.

Lihat Juga

“Masker hanya efektif ketika dikombinasikan dengan cuci tangan yang rutin dengan cairan yang mengandung alkohol, sabun, dan air, ” terang WHO.

Jika awak menggunakan masker, pastikan kamu menyelami cara penggunaan masker yang benar sesuai dengan anjuran WHO.

Pertama, sebelum memakai masker, cuci tanganmu dengan sabun, tirta, ataupun cairan yang mengandung alkohol. Kedua, tutupi area hidung & mulut dengan masker, pastikan tak ada celah antara wajah secara masker.

Ketiga, kala masker sudah terpasang, hindari menyentuhnya. Jika kamu tidak sengaja menyentuh, maka cucuilah tanganmu segera. Keempat, ketika masker sudah lembap serta tidak nyaman, gantilah dengan yang baru. Jika masker yang kamu gunakan adalah yang sekali memakai, maka kamu harus segera membuangnya.

Kelima, ketika membiarkan masker, lepaslah dari belakang. Pastikan kamu tidak menyentuh area aliran masker. Setelah itu, cucilah tanganmu.

Informasi: Nariyati