VIVA – Pandemi COVID-19 telah menghasilkan banyak nyawa terhenti. Bermacam-macam penelitian pun menunjukkan bahwa virus mematikan itu telah membunuh lebih banyak adam daripada wanita.

Namun, para peneliti baru-baru ini menemukan bahwa hasil ini dapat ditingkatkan dengan memasukkan hormon seks wanita dengan disebut progesteron ke di dalam pria yang terpapar COVID-19.

Sesuai pengkajian yang diterbitkan dalam jurnal Chest, progesteron sebenarnya diproduksi oleh pria dan perempuan, tetapi wanita memproduksi lebih banyak selama periode reproduksi mereka. Dan menyuntikkan hormon pada pria bisa menekan risiko kematiannya.

Studi itu mengamati 40 pasien adam yang dirawat di rumah sakit dengan kasus COVID-19 sedang hingga parah dan membaginya menjadi dua golongan, dikutip dari laman Times of India .