Lulus Lelang Motor Jokowi, M

VIVA – Sosok M. Nuh yang viral di Twitter karena menang lelang listrik GESITS yang ditandatangani Presiden Jokowi seharga Rp2, 55 miliar ternyata bukanlah seorang pengusaha. M. Nuh belakangan malah diketahui sebagai buruh harian lepas atau tukang bangunan.

Dari keterangan Ketua RT 20 Kampung Manggis, Kecamatan Pasar Jambi, M. Nuh diyakininya bukan pengusaha. Kini, M. Nuh pun dikabarkan sempat diamankan di Polda Jambi namun, langsung diklarivikasi oleh Pihak Polda Jambi jika tidak ada penangkapan atau penahanan atas nama M. Nuh.

Kabar ditangkapnya M. Nuh juga sempat bikin geger. Bahkan nama M. Nuh langsung viral di media sosial. VIVA pun langsung melakukan konfirmasi dengan Kabid Humas Polda Jambi, Kombespol Kuswahyudi tentang isu penangkapa M. Nuh.

“Tidak ada penangkapan dan penahanan terkait ada vitalnya M. Nuh, ” ujar Kuswahyudi.

Mengucapkan Juga: Waspada Ada Gejala Sindrom Misterius Terkait COVID-19 Serang Piawai 20

VIVA pula sempat menelusuri kawasan tempat letak M. Nuh dan berbincang dengan Ketua RT 20 Kampung Manggis bernama Ibrahim Hasan. Saat ditanya soal sosok M. Nuh dengan heboh diketahui seorang pengusaha yang memenangkan lelang motor listrik seharga dua miliaran lebih namun, pemimpin RT langsung membantah jika pada wilayah RT-nya tidak ada pengusaha bernama M. Nuh. Dia malah mengatakan, M. Nuh yang letak di wilayahnya bekerja sebagai tukang bangunan.

“M. Nuh memang warga saya umurnya 46 tahun punya anak 4 orang, cuman pekerjaannya sampai saat ini di KTP dan surat keluarganya Buruh harian lepas serta bukan pengusaha, ” jelasnya Kamis malam, 21 Mei 2020.

Ibrahim juga mengatakan, untuk viralnya seorang warga RT 20 Kampung Manggis memenangkan lelang penuh warga yang bertanya siapa M. Nuh dan ketua RT hanya bisa menjawab M. Nuh bukan pengusaha.

“Saya jawab M. Nuh ya inilah yang tersedia bukan pengusaha, ” terangnya.

Terkait sosok M. Nuh menang lelang motor dari Pemimpin Jokowi, Ibrahim hanya tahu kabar tersebut dari warga sekitar. Banyak pula orang yang membicarakan, kalau M. Nuh pengusaha asal Kampung Manggis. Ibrahim mengaku terkejut.

“Saya langsung terkejut, Nuh yang mana dan setahu saya itu di Kampung Manggis ada enam RT, 09, 10, 19, 20, 21 dan 23 serta bernama M. Nuh ya di RT 20 seperti yang viral dan M. Nuh lahir di sini dan besar di sini dan saya sempat kerjasama pekerja bangunan, ” katanya.

Ibrahim menceritakan, Terkait lelang ia merasa tidak pernah melihat M. Nuh Sedangkan pendidikan M. Nuh rendah. Sementara kabar viralnya M. Nuh ditangkap polisi, Ibrahim pula mengaku baru mengetahui saat bersirkulasi info lewat WhatsApp.

“Saya baru tahu melihat perkumpulan kelurahan saya, bahwa M. Nuh warga Kampung Manggis, Kamis subuh 21 Mei 2020 ditangkap Polda Jambi. Namun, sesudah saya dapat berita tersebut, saya langsung datang ke rumah M. Nuh. Ternyata vila M. Nuh tutup.

Ibrahim sempat bertanya pada tanggungan yang tinggal di sebelah sendi M. Nuh. Keluarga tersebut mengucapkan, Nuh kerja dan belum pulang. “Lagi kerja kata warga sepotong rumah M. Nuh, ” terangnya.

Seterusnya bilamana Kamis magrib, anak M. Nuh datang ke rumah ketua RT seraya anak M. nuh mengatakan ayah ada di rumah sedang mandi.

“Kalau foto hamba lihat beredar ada cap kepolisian dan saya membenarkan kalau memotret beredar adalah M. Nur tetapi sampai saat ini tidak tahu darimana itu foto beredar, ” jelasnya.

Terpisah, Camat Pasar Mursida mengatakan sudah pendidikan ada bernama M. Nuh viral warga RT 20 Kampung Manggis, Kota Jambi viral ditangkap Polda Jambi namun menyerahkan sepenuhnya pada ketua RT 20 karena lebih tau warganya.

“Saya belum tahu itu siapa M. Nuh yang kabarnya pengusaha warga Kampung Manggis memenangkan motor seharga Rp2 miliar lebih dan terkait viral ditangkap sepenuhnya saya serahkan kepada ketua RT karena lebih tahu apakah benar itu pengusaha atau tidak dan juga terkait interpretasi, ” cetusnya.