Kekuatan TNI Paling Ngeri di Asia Tenggara, Malaysia Wajib Ketir

VIVA – Melihat prestasi Indonesia dalam mata dunia memang tidak diragukan lagi. Salah satu kejuaraan mengarahkan internasional yang selalu diikuti Nusantara menjadi ajang pembuktiannya.

Dalam kejuaraan AASAM (Australian Army of Skill Arms at Meeting) Indonesia berhasil menjadi juara menetap sebanyak 12 kali.

Selain itu, Indonesia juga terekam memiliki kekuatan militer terkuat status 16 dari total 138 negara di seluruh dunia. Bayangkan selalu, Indonesia berada di peringkat 20 besar dunia dan mampu unggul se-Asia Tenggara.

“Untuk tahun 2020, Indonesia berada di peringkat 16 dari 138 negara. Negara-negara yang dipertimbangkan untuk tinjauan GFP (Global Fire Power) tahunan. Indonesia memegang peringkat PwrIndx (Power Index) sebesar 0, 2544 (0, 0000 dianggap sempurna), ” tulis GFP yang dikutip VIVA Militer Sabtu 23 Mei 2020.

VIVA Militer: Tank Harimau

Setiap negara yang berada dalam pantauan GFP, dinilai melalui proses formula in-house untuk menghasilkan skor PwrIndx (PowerIndex). PwrIndx ini digunakan untuk menetapkan peringkat GFP final untuk setiap tahunnya.

Dalam situs GFP ini, tercatat pula jumlah kekuatan dari pada setiap matra yang ada. Untuk TNI AD sendiri tercatat memiliki 313 tank tempur, 1. 178 kendaraan tempur berlapis baja, 153 artileri swa-gerak, 366 artileri tarik, & 36 pelontar roket.

Kemudian, untuk kekuatan TNI AU tercatat memiliki 41 pesawat menyerang, 39 pesawat untuk serangan khusus, 54 pesawat angkutan, dan 109 pesawat untuk latihan. Lalu ada pesawat yang digunakan untuk misi khusus berjumlah 5 pesawat.

VIVA Militer: Pesawat Tempur T50i Golden Eagle

Tidak hanya pesawat, TNI AU juga memiliki helikopter yang berjumlah 177 buah. Untuk helikopter yang dikhususkan untuk berperang berjumlah 16 heli.

Buat TNI AL tercatat memiliki tujuh kapal perang berjenis frigatest, dan 24 kapal perang berjenis corvettest. Untuk kapal induk dan pesawat penghancur, TNI AL tidak memilikinya dan ini bisa dijadikan informasi untuk ke depannya agar Nusantara setidaknya memiliki kapal induk dan penghancur. Sehingga kekuatan untuk membentengi perairan Indonesia semakin kuat.

TNI AL juga tercatat memiliki 5 buah kapal selam, dan 156 kapal yang digunakan untuk berpatroli. Mengingat wilayah Indonesia yang terdiri dari luasnya segara. Ternyata TNI AL juga mempunyai kapal perang yang bisa mendeteksi ranjau yang berjumlah 10 pesawat.

Nah dengan tanda kekuatan militer ini, negara tetangga seperti Malaysia yang selama tersebut sering mengusik Indonesia wajib ketir.