VIVA – Berkumpul bersama keluarga di bulan suci Ramadan merupakan impian hampir seluruh umat muslim yang menjalankan ibadah pertarakan. Hal itu sudah bahan tentu diinginkan juga sebab prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Akan tetapi sebagai seorang prajurit TNI, impian itu sepertinya tak dapat terwujud karena dalih tugas operasi yang sudah diamanatkan oleh negara pada setiap prajurit andalan TNI.

Seperti halnya yang dirasakan oleh prajurit TNI yang saat itu tengah menjalankan tugas negara menjaga dan menciptakan perdamaian dunia di Kongo.

Tentara Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-C Batalyon Gerak Cepat (BGC) / MONUSCO (Mission de I’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) itu ternyata memiliki jalan tersendiri untuk menjalankan ibadah puasa ramadan di letak yang jauh dari keluarga.

Meski jauh dari keluarga dan zona halaman, serta di pusat keterbatasan, ternyata para prajurit TNI yang bertugas jadi Satgas Garuda di Kongo itu tetap menghidupkan situasi ramadan di tempat tugas operasi mereka.