VIVA – Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif jadi menggelontorkan dana sebesar Rp60 miliar. Langkah ini termasuk perencanaan pemberian Dana Hibah Pariwisata jilid II, sebagai bagian dari program pemulihan ekonomi nasional.

Insentif itu diberikan juga dalam rangka program hibah pariwisata yang sejak tahun lalu sudah dikucurkan sebanyak Rp3, 3 triliun. Dari jumlah tersebut, 70 persen di antaranya nanti terserap untuk hotel dan restoran.

“Ada keyakinan pertumbuhan di sektor pariwisata akan bisa kita capai. Sebagai contoh, secara aktual perekonomian di Yogyakarta akhir-akhir ini tumbuh di angka 6 persen dan diikuti dengan pertumbuhan angka keterisian hotelnya juga, ” ujar Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf, Henky Manurung, di dalam dialog yang dilaksanakan KPCPEN dan Forum Merdeka Barat, Kamis 10 Juni 2021.

Dia menyampaikan kondisi pandemi sebenarnya tetap membuat penduduk rindu berwisata. Caranya dengantetap dengan menjaga protokol kesehatan.