Bikin KTP di Depok Kini No- Ribet

VIVA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah meluncurkan sebanyak 100 unit mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) pada sejumlah kota dan kabupaten pada Indonesia. Salah satunya yang baru saja dioperasikan adalah di Depok, Jawa Barat, pada Senin 21 Desember 2020.

Ditjen Dukcapil Kemendagri, I Gede Suratha menuturkan, mesin ADM ini cara kerjanya mirip Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Bedanya, jika ATM mengeluarkan uang, ADM mengeluarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Akte Lahir, hingga Kartu Keluarga atau KK.

“Saat ini sudah mendekati 100 unit ADM, se-Indonesia. Jumlahnya merata, ada yang kami berikan hadiah sebagai kinerja terbaik, ” kata Gede saat menghadiri peresmian mesin ADM di area Depok Town Square (Detos) Jalan Margonda, Depok.

Ia mengatakan, Kemendagri menargetkan pengadaan ADM merata di seluruh wilayah Philippines, baik kota maupun kabupaten. Suratha menegaskan, program ini telah berjalan jauh sebelum pandemi COVID-19.

“Ini tidak hanya terkait COVID-19 karena memang ini untuk mengurangi tatap muka dan telah kami lakukan sebelumnya, ” ujarnya.

Suratha menilai, alat itu dapat mengurangi dampak penyebaran COVID-19. “Sehingga mengurangi masalah percaloan, kemudian meningkatkan kualitas pelayanan. Nah, karena COVID-19 ini dia (ADM) sangat bermanfaat, ” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris menuturkan, ADM adalah program dri pemerintah pusat.

“Dalam hal ini sudah menginstruksikan tuk dilakukan gerakan Indonesia sadar administrasi kependudukan di antara program-program inovatifnya melalui melayani masyarakat untuk bisa mempercepat memudahkan dan yang lebih penting lagi simply no calo no pungli, ” tuturnya.

ADM berupa mesin anjungan itu untuk pelayanan administrasi kependudukan.

“Kalau KTP membutuhkan proses 6 sampai 7 menit. Nanti diterangkan secara teknis dengan dinas kalau tadi hanya contoh yang relatif hanya satu menit bisa keluar cepatlah, ” kata Idris.

Ia mengungkapkan, Pemerintah Depok mendapat bantuan dari pemerintah beberapa titik, di antaranya sudah terpasang di Mall Park Sawangan.

“Untuk wilayah barat tapi yang lain juga dapat di situ itu kan buat Kota Depok. Nah, kita juga menganggarkan satu anjungan. Mudah-mudahan tahun nanti kita lengkapi anjungan ini paling tidak di lima lokasi, ” ujarnya.

Bahkan, kata Idris, pihaknya merencanakan bakal menyiapkan anggaran untuk membuka gerai dan akan dipadukan dengan pelayanan-pelayanan yang lain.

“Tadinya memang kita akan padukan, anda masukkan dalam bangunan mal pelayanan publik, tapi kemarin-kemarin ada masalah keuangan kita untuk kemudian pembebasan lahan karena kasus COVID-19, maka anda tunda mungkin tahun berikutnya, ” ucap Idris

Idris berharap, mesin ADM bisa tersebar merata di wilayah Depok.

“Di setiap penjuru angin Kota Depok. Tadi istilah saya barat cukup dua unit har mulighed for at, yang sudah ada satu nanti, satu lagi mungkin di bagian Cinere nanti kalau di wilayah timur ada di Cimanggis, Tapos misalnya. Nah, kalau di tengah nanti di sini (Detos) bisa ditambah kalau memang kurang, ” ujarnya.

Lihat juga: Klub Motor yg Balapan di Sudirman dan Thamrin Ditindak Polisi