Apakah Terpidana Pembunuhan akan Kembali Siap Presiden Suriname?

Getty Images
Dési Bouterse telah menjadi presiden sejak 2010.

Rakyat Suriname akan membatalkan pada Senin (25/05) waktu setempat apakah Dési Bouterse, yang dinyatakan bersalah atas pembunuhan dan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara, hendak terus memimpin negara Amerika Daksina itu.

Para pemilih akan memberikan perkataan mereka untuk anggota Majelis Nasional, yang kemudian akan memilih pemimpin.

Bouterse mengatakan dia yakin akan memenangkan posisi presiden untuk ketiga kalinya secara berendeng.

Cara bandingnya terhadap vonis pengadilan tersebut akan dimulai pada bulan Juni.

Siapakah Desi Bouterse?

Dési Bouterse, 74, telah lama mempengaruhi politik di Suriname.

Dia pertama kali muncul pada kancah politik ketika memimpin 15 perwira militer untuk menggulingkan pemerintah Henck Arron, pemimpin pertama Suriname setelah merdeka dari Belanda.

Dalam perannya sebagai ketua Dewan Militer Nasional, ia ialah pemimpin de facto Suriname sepanjang era 1980-an.

Mengapa ia dinyatakan bersalah?

Dalam Desember 1982, tentara menangkap, menyiksa, dan mengeksekusi 15 rival Bouterse.

Bouterse mengklaim para korban, termasuk para pemimpin konsorsium buruh dan jurnalis, ditembak ketika mereka berusaha melarikan diri dari benteng era kolonial tempat mereka ditahan.

Pada tahun 2007, ia mengakui adanya “tanggung jawab politik” untuk apa yang kemudian dikenal sebagai “pembunuhan Desember” tetapi ia selalu membantah adanya tanggung jawab pribadi.

Persidangan dimulai pada tahun dengan sama dan tiga hakim menyimpulkan 12 tahun kemudian, pada November 2019, bahwa Bouterse bersalah untuk pembunuhan dan harus menjalani 20 tahun penjara.

Namun, tidak ada surat perintah penangkapan yang dikeluarkan.

Getty Images
Dési Bouterse memiliki hubungan yang baik dengan atasan Venezuela, Nicolás Maduro

Menentang Juga

Hukuman pembunuhan bukan satu-satunya yang ia hadapi.

Pada 1999, pengadilan di Belanda mendapati Bouterse bersalah karena memasukkan lebih dari 450 kilogram kokain dan menghukumnya 11 tahun penjara, meski sidang itu tak dihadiri Bouterse.

Bouterse tetap membantah tuduhan penyelundupan narkoba.

Bagaimana tempat kembali berkuasa?

Bouterse tidak pernah jauh dari kekuasaan meskipun pada 1990-an dia belum menempati jabatan ujung.

Pada tahun 2000, ia memenangkan pemilihan demokratis pertamanya dan terpilih sebagai anggota Perhimpunan Nasional.

Pada 2010, koalisi Koalisi Mega yang dipimpinnya memenangkan kebanyakan kursi di Majelis Nasional serta ia terpilih sebagai presiden.

Pada 2015, koalisinya memenangkan 26 dari 51 kursi serta dia terpilih kembali untuk zaman jabatan kedua.

Menjelang Pertemuan Majelis Nasional, dia meyakini partainya, Partai Demokrasi Nasional (NDP), akan memenangkan cukup kursi untuk menjamin dia terpilih kembali untuk masa jabatan ketiga kalinya secara berturut-turut.

Namun, duga pendapat menunjukkan NDP bisa keok terutama di ibukota, Paramaribo.

Apa jalan selanjutnya?

Pengambilan suara ditutup pada pukul 19. 00 waktu setempat (Selasa, 05. 00 WIB) dan sebagian dari hasil pemilu itu diharapkan dapat diketahui beberapa jam kemudian.

Hasil pemilu sepenuhnya diharapkan akan diketahui pada Selasa (26/05).

Apakah dia terpilih kembali sebagai presiden atau tidak, proses banding Bouterse terhadap vonis pembunuhannya akan dimulai di bulan Juni, sehingga dia tidak mungkin dipenjara sebelum proses melaksanakan selesai.

Terlepas dibanding kasus itu, Bouterse, yang merupakan keturunan campuran Amerindian, Afrika, Belanda, Prancis dan China, di periode lalu telah berhasil melampaui garis-garis etnis yang mewarnai politik Suriname.

Tetapi survei membuktikan daya tarik partainya mungkin redup karena penurunan ekonomi baru-baru ini.

Pemerintah Bouterse, yang menarik pemilih miskin melalui mas bantuan, disebut telah menghabiskan terlalu banyak uang, kondisi yang taat para ekonom dapat mengakibatkan negara itu gagal membayar utangnya.

Sementara itu, peraturan tanda malam untuk mencegah penyebaran virus corona di negara itu sudah dicabut untuk memungkinkan pemilih kabur ke tempat pemungutan suara.