20

VIVA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan rapid test atau uji diagnosa cepat tempat COVID-19 ke 20. 523 awak Jakarta.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Fify Mulyani, mengatakan sejak jumlah itu, 428 di antaranya, dinyatakan positif dijangkiti corona.

“Sebanyak 20. 532 karakter telah menjalani rapid test dengan persentase positif COVID-19 sebesar dua, 1 persen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 428 orang dinyatakan tentu COVID-19, ” kata Fify di Balai Kota DKI Jalan Medan Langgas Selatan, Jakarta, Jumat, 3 April 2020.

Fify menyampaikan, di sisi asing, Pemprov, juga 95 tenaga medis yang positif corona. Bahkan, satu di antara para tenaga medis yang berdomisili di ibu kota itu sudah meninggal dunia.

Lihat Pula

“Sejumlah 95 orang tenaga medis itu tersebar bertugas di 32 rumah sakit dan satu klinik di Jakarta, ” ujar Fify.

Ia juga mengutarakan, 96 orang, sudah dinyatakan meninggal dunia akibat corona. Sementara, total penderita yang sudah dikonfirmasi nyata (telah melalui swab test) yakni 958 orang.

“Saat ini, 611 pasien masih menjalani perawatan di sendi sakit, dan 197 orang melayani self isolation di rumah. Sementara, sebanyak 720 orang masih menunggu buatan laboratorium, ” ujar Fify.